Valentino Uceno

100_7846.jpg

Kemarin Pukul 17.00 WIB dikantor saya hari Kamis, 14 februari 2008 saya teringat ulang tahun anak saya, tiga tahun usianya sekarang. Mendadak saya berkemas mengakhiri aktivitas kerja dengan men-shutdown computer dan langsung menuju ketempat parkir dimana sepeda motor  saya diparkir dan bergegas untuk menuju pulang dijalan saya berfikir  dan memutuskan untuk mampir disebuah toko jualan sepeda di jl ahmad yani dekat pasar kosambi tanpa berpikir lama saya langsung membayar sepeda itu untuk hadiah ulang tahun anak saya, dan mengikatnya di jok bagian belakan sepeda motor saya. Kurang lebih 15’ menit diperjalanan saya tiba dirumah belum aja saya membuka pintu pagar rumah saya, anak saya langsung menyambut kedatangan saya dengan wajah yang berbinar-binar… dalam hati saya, anak saya senang banget nih…. 

Ayah….sahut anak saya

Ayah kok tidak pulang malam? sahutnya

Jawaban  saya : Ayah pulang cepat nak’ hari ini kan ucen ulang tahun (karena terbiasanya saya pulang malam, klo saya pulang kantor anak saya keburu tidur, dan anak saya bangun saya udah beragkat kerja lagi) 

Tahun ini berkesan buat saya karena tahun-tahun sebelumnya yang merayakan ulang tahun ucen adalah ibunya dan pengasuhnya yang mengasuh sejak bayi, baru kali ini saya sebagai ayah memberikan perhatian khusus di hari ulang tahunnya dan saya melihat begitu berbahagianya dia. Saya merenungi umur saya sudah tidak muda lagi, berapa bulan lagi umur sayapun bertambah mencapai 31 tahun, namun kenapa yah saya belum bisa menemukan kebahagiaan ???. Tidak sedikit dari kita yanga menyerahkan seluruh energinya untuk bekerja mencari uang, sampai daya vitalitasnya terkuras habis dan penyakit menggrogoti dan akhirnya apa yang terjadi, kita juga terpaksa mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan operasi dan obat-obatan yang justru akhirnya lebih banyak dihabiskan ditempat tidur. Saya membayangkan jiwa seseorang yang bahagia bagai yang tercermin pada permukaan sebuah kolam pada hari yang tak berangin. Itulah tujuan bahagia teknik meditasi yang diperaktekkan orang-orang yang bergam profesi.

Empat bulan yang lalu tepatnya bulan Oktober tahun lalu saya bertemu dengan seorang pria umurnya sudah mencapai 45 tahun yang dulunya saya kenal tidak bisa mengatasi persoalan-persoalan yang berlangsung dalam rumah tannganya, namun kali ini beda dari yang saya duga, saya melihat anak laki-lakinya melakukan “meditasi” saya berfikir dia duduk tanpa melakukan apapun kecuali konsentrasi dengan cara terbaik tujuannya mendapatkan ketenangan batin. Lalu saya bertanya ke pria tersebut “ Kenapa anak bapak diajarin seperti itu” jawab sang pria itu dengan tenang “ tidak ada kesenangan selain ketenangan” Saya terdiam sejenak….Terus dia menyambung pembicaraannya, kecemasan itu tidak hanya muncul saat seseorang memiliki keluarga yang harus dihadapi dengan utang-utang yang harus dibayar.  Sebuah kesalahan pemahaman yang berbahaya tentang kesehatan mental jika dilakukan bahwa yang pertama-tama dibutuhkan manusia adalah kesetimbangan atau yang disebut keadaan tanpa ketegangan melainkan perjuangan dan pencarian untuk mendapatkan tujuan yang bernilai yaitu suatu kegiatan yang dipilih dengan bebas yang diperlukan bukanlah pelepasan ketegangan melainkan mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya

Iklan

6 Tanggapan

  1. cen…
    kenapako minta sepeda?, kalo saya itu minta IPOD
    cen…taon depan mintako…mobil mercy C Class

    HIDUP UCEN!!!!!
    semoga ALLAH SWT selalu menjagamu dan mnejadi anak yang soleh…AMIEN!!

  2. tenang nak nanti tak kasih panther ijoku untuk jalan-jalan

  3. atau gak usahlah nanti…aku gak bisa naik cari awewe….
    tak kasih tante baru aja ya cen….! itu ayah mujuga tau…ojo etok3 brud

  4. great cen….aku dengar kamu diberi kado rumah sama ayahmu ya…. jadi tetangga dech…
    ntar kalo sudah kaya bisa deket syaka kalo gitu….brp kilo LM mu sekarang nak?…..he

    happy B’day cen

  5. om DD ucen ngak ngerti ada panter IJO ngertinya cuman pegout merah…suka mogoan lagi? panter ijo kata ayah bahaya? suka nyari mangsa kayak kolor IJO ya om

  6. keren …. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: